Loading...

Lulusan S.H. Mau Kemana? Navigasi Lulusan HKI Fakultas Syariah UIN Surakarta

Diterbitkan pada
8 September 2026 11:40 WIB

Baca

FASYA – Senin, (7/09/2026). Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) Kabinet Adhikara Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) sukses menyelenggarakan Seminar Keprofesian bertajuk “Lulusan S.H. Mau Kemana? Navigasi Lulusan HKI UIN RMS” di Aula Fakultas Syariah. 

Ketua Umum HMPS HKI Kabinet Adhikara 2026, Saudari Uki Nur Anisa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemateri, tamu undangan, serta panitia yang telah mempersiapkan acara ini. Seminar keprofesian tahun ini dihadiri oleh 60 peserta mahasiswa HKI beserta jajaran Dekanat Fakultas Syariah. 

Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Syariah, H. Pudji Rahardjo Rudi Hartono, A.K.S., menegaskan bahwa seminar ini menjadi navigasi penting bagi mahasiswa HKI dalam menentukan arah karier. Dalam kesempatannya, beliau soroti banyaknya kuota hakim agama tahun 2025 yang belum terpenuhi, serta pentingnya penguasaan bahasa dan kemampuan membaca kitab kuning untuk menunjang karier seorang hakim agama di Indonesia. 

Memasuki sesi inti yang dipandu oleh moderator Seina Lisdya Agustika, pemaparan materi pertama disampaikan oleh Ketua Program Studi HKI, Dr. Drs. Ah. Kholis Hayatuddin, M.Ag. Beliau menepis pandangan meremehkan (underestimate) terhadap jurusan HKI dan menegaskan bahwa prospek kerja alumni sangat luas, meliputi hakim, advokat, pengelola lembaga filantropi, penyuluh agama, hingga akademisi. Beliau juga memaparkan tren pertumbuhan karier alumni yang terus meningkat serta tantangan yang harus dihadapi alumni HKI di era digital. 

Materi kedua dilanjutkan oleh Drs. Muhammad Mansur, M.H. Beliau menegaskan bahwa lulusan Fakultas Syariah memiliki keunggulan ganda. Selain dibekali ilmu teologi, lulusan HKI menguasai hukum positif Indonesia seperti Undang-Undang, Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), dan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA), serta memegang etika profesi yang kuat. Muhammad Mansur juga mengulas jenjang karier di Mahkamah Agung (hakim, kepaniteraan, dan kesekretariatan) serta tahapan seleksinya. Di akhir sesi, beliau berpesan bahwa lulusan HKI adalah sosok insan akademis berilmu agama yang sangat dibutuhkan masyarakat. 

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif selama 15 menit. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada pemateri dan moderator oleh yang diberikan oleh ketua umum HMPS HKI Kabinet Adhikara periode 2026 dan wakil ketua umum HMPS HKI Kabinet Adhikara periode 2026, Acara seminar keprofesian ini ditutup dengan foto bersama dengan kedua pemateri, moderator, serta para peserta seminar keprofesian. (Uki Nur Annisa/ Ed. smn)

 

Let’s join us!
Fakultas Unggul

_____

Find us:

 

#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta